Rabu, 11 Januari 2012

CINTA SEBENING EMBUN

CERPEN  “ CINTA SEBENING EMBUN"

 Oleh YAN DJOKO PIETONO

 Hari hariku terasa menggairahkan  karena ada sesuatu yg menyemangati meniti waktu bergulir begitu penuh nuasa keceriaan, semua itu kurasakan semenjak aku mengikuti bimbel di lp3i course center.sungguh aku menyesal kenapa tidak dari  dulu aku  mendaftarnya.Karena ada kelebihan yang tidak kudapatkan sewaktu mengikuti bimbel ditempat lain.sistem pembelajaran yg sangat menyenangkan , dibimbing oleh instrukutur yg brilliant ramah dan penuh senyum. Apalagi jika yang mengajar miss Nehtry, tutur katanya lemah lembut ,cantik,senyumnya muanis sekali membuat aku betah belajar matematika sehingga pelajaran matematika yang selama ini aku merasa sulit ,sekarang terasa mudah dengan metode Fast Learning yang diajarkan.Rasanya aku malas belajar disekolah, inginnya belajar di lp3i saja, seperti yang aku rasakan hari ini ingin cepat bel pulang sekolah berbunyi  karena  aku ingin cepat-cepat  datang ke lp3i karena jadwal hari ini pelajaran matematika untuk bertemu dengan miss beauty .Ternyata apa yang kurasakan ini sama dengan yang diraskan teman-teman sekelas , yang sama-sama menyukai miss Nehtry.
“ Hore, hore,hore  besok outbond  ! “  suara gaduh terdengar  diruang pengumuman.sehingga mengusik ketenangan  dan kamipun segera keluar kelas karena waktu belajar juga sudah usai. Aku langsung menuju papan pengumuman yang masih dikerubungi oleh  beberapa siswa  . “ Yes ! “ kata batinku terasa senang karena program lp3i menyelenggarakan outbond gratis bagi siswa-siswi Bimbel terlaksana juga.
Hidup adalah teka teki dan teka teki yang jawabnya tidak akan pernah ditemukan didalam kamus maupun enciklopedia manapun adalah cinta, sebab cinta hanya dapat ditemukan didalam cermin bening tak berbingkai pada hati yang paling dalam.Ya seperti saat ini kurasakan, sungguh I fall in love in the first sight  . Ada seseorang yang mempesona  pandangku saat outbond . namanya Osni Tak sengaja kami satu team dalam permainan outbond yang mengadu kecepatan & kekompakan . Saat diwajibkan bergandengan tangan membentuk lingkaran ada rasa yang mengalir dari telapak tanganku saat tanganya memegang tanganku.Ada debar didada , ada karsa yang hendak kuinginkan.Apalagi saat beradu pandang, amboi matanya indah sekali dan senyumna tersungging aduhai.  Setelah usai acara outbond kuberanikan diri untuk mengenalnya ,sambil makan siang bersama sengaja aku mengambil tempat duduk dekat dengannya. Lalu kamipun saling berkenalan.Setelah makan siang kamipun saling bercanda dan main sulap matematika untuk menebak angka yang dipikirkan sampai menebak tanggal lahir seperti yang diajarkan miss Nehtry..Sungguh terasa happy menyelimuti hati penuh bunga , tak terasa saat pulangpun tiba dan kubawa pulang kenangan indah ini .
                                                  ***
 Ada rasa yang tersembunyi didada, mengusik hati  dikala sunyi. Melamunkan seraut wajah yang mempesona, menjerat hasrat tak mampu kuelakan. Karsaku semakin menggebu ,membulatkan tekad untuk mengenalnya lebih lanjut. Ada sesuatu yang memecut semangatku untuk bimbel di lp3i semenjak kenal dengan Osni.
“ Hi “ sapaku lewat sms yang kukirimkan padanya.
“ Hi juga “  langsung dia balas. Ini kesempatanku untuk mengenalnya , untung aku bertukar no HP saat outbond.
“ Lagi ngapain? Bisakah ku ganggu waktumu meski sesaat ? “ balasku kembali.
“ Bisa iya , bisa tidak “ begitu smsnya membuat aku penasaran.
“ Kok gitu ? . Lagi tidak bisa diganggu ya? “ kembali sms kukirimkan.
“ Ya klo tdk penting  maaf “ jawabanya membuatku terperanjat, sombong kali ini cewek  .
“ Emang tdk terlalu penting, hanya ada sesuatu yg kuingin pun nyatanya kau tak ingin tak apalah.msh  ada saat meski ku tak tahu kapan biarlah sang waktu yg menentukan trims “ balasku dengan rasa kecewa, meski aku masih menaruh harapan untuk bisa smsan kembali suatu saat nanti.
“ mksdmu ? “ kembali smsnya terkirim. Akupun sejenak diam ada sesuatu yg saling bertentangan antara kulanjutkan atau kuteruskan smsan. Akhirnya kuputuskan untuk kembali membalas smsnya dengan tanpa menaruh harapan , “ If U  very busy,I’m so sorry, because  I was not an important ..”.Nyatanya dia tidak lagi membalas, akhirnya kusimpan kekecewaan langkah pertama gagal.
Kuceritakan kepada teman baikku sewaktu disekolah tentang usaha pertamaku yang gagal ini.Akhirnya temanku malahan mentertawakanku. “ Kamu itu ngacalah, Jon ! Jangan bermimpi ! “ kata temanku Yeri yang mengolok-olokku. “ Apa aku salah ? “ selaku setelah terdiam sesaat dari tertawanya. “ Ya salah karena kamu biduk merindukan bulan . Dia itu siapa? Dia itu bidadari Jon, kok kamu mau menaklukan bidadari ? “ katanya sungguh pedas, membuatku terdiam merenungkan ,emang kalo kupikir aku tidak pantas mengenalnya. Wajahku yang  pas-pasan tidak memiliki kelebihan.
“ Kamu bisa mendapatkan bidadari,kalo kamu bisa mencuri selendangnya seperti Joko Tarub hahaha…”
Tawanya Yeri semakin meledak, akupun tersenyum-senyum malu sendiri. “ Dasar  kamu  Yer, bukan mensuport malah menjatuhkan mentalku “ kataku sambil pergi meninggalkannya.Kutancap gas motorku pulang sambil berharap semoga masih ada teman yang membantuku. Sesampainya dirumah langsung kurebahkan badan  dikamar tidurku,setelah sebelumnya aku hidupku tape recorde untuk menyetel lagu dari Naff. “ Akhirnya kumenemukanmu… “ .Ya akhirnya kumenemukanmu, someone in my heart begitu kata batinku sambil mengikuti lagu itu ku bersenandung : “ saat hati ini, ingin berlabuh..kuberharap engkaulah…jawaban segala risau hatiku…dan biarkan diriku..mencintaimu hingga ujung usiaku…”.
“ Jon , tolong mama dong ! “ mendadak suara mama memanggilku ,tapi aku masih tak beranjak karena masih asyik bernyanyi lagu kesayangan.
“ Jon, cepetan dong ! “ kembali mama memanggilku dengan nada berteriak. Akupun terpaksa beranjak dari pada dimarahi nantinya. Ternyata mama minta aku membetulkan kran air diwastafel yang tidak bisa ditutup sehingga airnya muncrat , karena drat krannya sudah dol sehingga harus diganti dan untungnya ada serepnya sehingga akupun bisa membereskan.Selesai itu akupun langsung memburu makanan dimeja makan, melahapnya penuh kelaparan karena perut sudah menyanyikan lagu keroncongan.
                                                                      ***
Esokpun berlalu tanpa terasa karena waktu bergulir bersamaan dengan Sang Matahari menyinari bumi menyembunyi diufuk barat malampun semakin gelap, segelap hatikukah? Masih ada tanya selalu menggayuti didinding hatiku yang masih penasaran dengan si Osni yang sudah terlanjur wajahnya menghias setiap saat dikelopak mataku, terlihat senyumannya mempesona menggoda jiwa.Akupun kembali teringat kata-kata Yeri , bahwa aku harus mencuri selendang bidadari. Oh ya aku tahu sekarang bahwa aku harus bisa mencuri hatinya. Tapi bagaimana caranya? Kembali sesuatu mengusik rasa, kucoba kembali mengirim sms kepadanya. “  Semangat pagi , masihkah ada waktumu meski sesaat tuk memainkan jari jemarimu yg lentik itu merangkai kata jwb sapaku? “.
“ Salam LCC  juga, berkontribusi,brilliant pasti ! “ tak terduga dia membalasnya dengan lengkap salam LCC seperti yang diajarkan di LP3i. Ini dia kesempatanku yg entah keberapa karena aku sudah sering kirim sms namun tak pernah dijawab dan setiap ketemu sewaktu bimbel di LP3I hanya senyum-senyum saja tak pernah saling sapa meski aku selalu memandanginya.Karena kutahu dia sudah bersama cowok lain yang selalu bersama sewaktu berangkat dan pulang dari bimbel diLP3I.Ya itu pasti pacarnya karena kebersamaanya sangat akrab membuatku cemburu.Hatiku bertepuk sebelah tangan.Namun kenapa malam ini dia mau membalas smsku? Begitu batinku bertanya.
“ R U Fine? “ kukirim sms padanya dengan hati berdebar ada yang bergejolak tak mampu kutahankan.
“ I’m sorry , my heart was not comfortable “ jawabnya membuatku kembali bertanya-tanya, ada apa gerangan? Jangan-jangan tidak mau lagi smsan denganku. Ah masa bodo yang penting aku kirim sms kembali, “  why ? Can I help U ? “.
“ R U Sure ? U can help me? “ ternyata dia masih mau membalasnya.
“ May be “ jawabku singkat, semoga akupun bisa membantunya karena ini kesempatanku. Diapun membalas kembali, “ ruwet & sgt membingungkan “
“ sesuatu yg ruwet bisa diuraikan bila kita msh ada kemauan utk mengurainya dan kebingungan adalah ketidaktahuan utk mengambil langkah selanjutnya…” kata-kataku   seperti dalam buku yang kubaca.
“ Caranya? “  
“ Cari ujungnya keruwetan lalu tarik perlahan dengan keoptimisan bahwa tdk ada sesuatu yg sulit didunia ini ,langkah selanjutnya ikuti kata hatimu dgn tetap berpegang pd satu tonggak meski sekecil apapun tonggak yg kamu pancangkan ,ia akan sangat berarti sebab ialah pegangan hidupmu..” kembali kata-kata smsku mengalir lewat jariku menombol huruf-huruf di HP.
“ hebaat km, tapi aku sdh putus asa “
“ keputusasaan adalah kepesimisan hidup yg tak meiliki daya juang..” aku sedikit merasa tersanjung atas smsnya .Ini peluang ! batinku penuh harap semoga bisa berlanjut.
“ Km bsa bantu aku ? “ sepertinya dia mulai tertarik nih. Akupun segera balas kembali smsnya
“ jika diminta & bisa ku bantu its oke “
“ ok besok kita ketemuan di LP3I “
Yes! Hatiku berbunga-bunga langsung kubalas bahwa akupun siap besok ketemu sesuai jadwal besok bimbel, semoga rasa ini menuai ketersambutan penuh nuansa ceria . Rasanya malam ini ingin cepat berlalu menjadi siang namun mataku tak bisa terpejam masih melamunkan apa yang akan terjadi esok.Oh My God , give me something that made me happy if a moment…
                                                              ***
“ Apa yg bisa kubantu ? “ tanyaku setelah ketemu dia diruang ILC kebetulan tidak ada siswa yang konsultasi diruang khusus konsultasi bagi siswa bimbel di LP3I.
“ Aku tidak tahu harus mulai darimana “ jawabnya sambil menahan sesuatu ,entah apa yang dirasakan
“ ya cerita saja, apa yang bisa kamu ceritakan ! “ kataku kemudian setelah duduk lesehan dikarpet.
Ternyata dia bukan bicara malah ada airmata mulai luruh dari sudut matanya, tertunduk menyembunyikan sesuatu yang aku belum tahu. Sepertinya ada problem berat yang dia hadapi.
“ Kamu pernah disakiti? “ tanyanya kemudian sambil menghapus airmatanya dengan tisu yang dibawanya. Tak terduga aku menerima pertanyaan seperti itu yang membuatku sedikit kebingungan, apa yang harus aku katakan secara jujur atau aku harus berbohong? Batinku bergejolak.Karena aku sudah sering disakiti.
 Bukan pernah lagi tapi sering “ jawabku dengan penuh kejujuran untuk apa aku harus berbohong.
“ Gimana rasanya sakit ? “
“ Sakit adalah rasa, tergantung bagaimana kita bisa mengeliminir rasa menjadi tidak berasa ,dengan mengupayakan agar rasa sakit tidak menyelimuti hati sehingga membangun suasana kelabu. Sibakkan selimut kelabu segera gantikan dengan selimut yang lebih cerah, sebab hidup penuh warna tinggal bagaimana kita mau mewarnai kehidupan kita. Jangan menyesali kegagalan sebab dibalik kegagalan ada sukses yang tersimpan. Tidak semua apa yang kita semaikan akan tumbuh  dengan baik, adakalanya  kondisi yang dapat mempengaruhinya. Seperti menanam padi bila tidak ada air yang menyirami setiap saat maka padi akan menguning lalu mati atau adanya hama yang menggerogoti akar padi hingga mati. Begitu pula sesuatu yang kamu tanam misalnya cinta yang mulai tumbuh bila tidak disirami akan sirna” kata-kataku mengalir bak sang dokter cinta.
” Iya aku tahu,tetapi kenapa ini harus terjadi padahal aku telah berusaha menyiraminya  setiap saat.Aku merasa sangat kecewa atas perlakuannya….”
“ your boyfriend , maksudmu? “ potongku segera ingin tahu.
“ ya , tapi kini kami tidak lagi sejalan “ jawabnya penuh sendu sambil menahan ada yang bergejolak dihatinya terlihat dari wajahnya.
“ Putus ? Memang kenapa ? “ tanyaku semakin penasaran karena jujur aku mengharapkan demikian sehingga aku ada peluang untuk masuk.
“ Ya karena dia sudah ada cewek lain, temen baikku sendiri  digaetnya “ katanya penuh kebencian dan ada sedikit amarah raut mukanya sedikit memerah.
“ Oo gitu …ya itulah cinta tak selamanya bisa berjalan mulus anggap saja itu kerikil dan jangan pernah takut melangkah lagi meski telapak kaki sudah terluka karena tajamnya kerikil yang kamu injak. Sudah menjadi sebuah resiko bila kita berani melangkah karena setiap lagkah itu mengandung resiko tinggal bagaimana kita mampu menghadapi setiap resiko dengan kesabaran, keiklasan , percaya diri dan kemauan untuk berjuang sebab hidup adalah perjuangan “.
  Kesabaranku telah hilang dan aku tidak iklas “ selanya penuh kesal.
“ ya itu manusiawi. Karena setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan dalam menerima kenyataan yang diterima tidak sesuai harapannya”
“ Kenapa harus teman baikku ? Itu yang tidak aku terima ! “ kembali dia menyela masih dengan amarah yang sama.
“ Entah itu teman baikmu atau orang lain adalah sama saja, intinya dia sudah berpaling berarti cintanya hanya sebatas itu “
“ Ternyata cowok seperti itu ! “ kekesalannya terlihat semakin meninggi dan kucoba tatap matanya masih terlihat berkaca-kaca, entah ada kekuatan apa secara tiba-tiba tanganku menggapai kedua tangannya, “ Tidak semua cowok seperti itu termasuk diriku yang belum tentu bisa seperti yang diharapkan cewek, sebab aku manusia yang jauh dari kesempurnaan  “. Tiba-tiba dia merebahkan badanya tepat didepanku membuatku terhenyak seakan gak percaya ini benar-benar nyata, dia menyandarkan kepalanya didadaku dan kurasakan debar jantungku berdetak semakin keras.
“ Boleh aku merebah sebentar ? “ nada suaranya melemah penuh permohonan seperti merasakan beban berat yang dihadapinya. Batinkupun menjawab jangan Cuma sebentar selamanya aku mau, inilah saat yang kutunggu.Sesaat kemudian aku mencoba mengelus-elus rambutnya yang lurus sebahu itu dengan perasaan yang penuh bunga hatiku bahagia.
“ Sudahlah ! Jangan sesali yang sudah terjadi masih ada hari esok, kamu punya kesempatan untuk bersatu kembali dengannya “ kucoba menasehatinya.
“ Enggaaak !!!. Aku tak mau ! “   dengan nada tinggi dia terhenyak sambil menatap mataku.Sesaat kami saling menatap. “ ya sudah up to you “ kataku kemudian  dan selanjutnya kamipun keluar ruangan pulang dan dia minta aku antar kerumahnya. Kuboncengkan dia dengan motor kukendarai pelan-pelan sambil kurasakan dia bersandar dipunggungku, aduhai bahagia sekali hari ini dan sambil ngobrol diperjalanan sengaja aku ciptakan keceriaan dengan lelucon-lelucon yang aku katakan, ternyata diapun mulai bisa tertawa dan sesekali mencubit pinggangku karena tidak bisa menahan tawa yang lucu.Rasanya kami seperti sudah kenal lama sehingga terasa akrab.
                                                               ***
Ternyata Osni merasa bahagia mengenalku begitu yang dikatakan suatu hari, karena aku seorang yang humoris  yang membuatnya selalu terawa .Hari-hari kami lalui dengan keceriaan saat berangkat bimbel ke LP3i selalu kujemput dan pulang juga kuantar dan kadang pulangnya kami mampir dulu ke Toko Buku meski hanya sekedar membaca –baca buku sambil bercanda-canda saja. Kamipun biasa setiap malam mengobrol dengan menggunakan laptop membuka program skype, sehingga bisa langsung melihat diri masing-masing yang kadang-kadang kami berpose konyol hanya ingin melucu untuk menciptakan tawa.Tapi malam ini dia tidak seperti malam-malam yang lalu, dengan mimik serius terlihat diwajahnya,dia mengatakan “ kok kamu tidak nembak aku, padahal kita sudah tiga bulan bersama ?“.
“ aduh sorri aku tidak punya senapan untuk nembak kamu dan akupun tidak akan tega menembakmu “ jawabku sambil senyum-senyum,meski aku tahu apa yang dimaksudkannya.
  Aah kamu bercanda lagi deh , tak matiin nih ! “  protesnya dengan sedikit manja.
“ Eee tunggu dulu non yang manis, jangan ngambek dong ! “ pintaku sambil mendekatkan wajahku ke laptop sambil mata melotot agar terlihat lebih dekat. Ternyata diapun melakukan hal yang sama sehingga sepertinya wajah kami saling beradu. “ Apa yang kamu mau? “ tanyaku kemudian .
“ Aku mau kamuuuu..” jawabnya dengan melotot lebar.
“ Ya udah ambil aku kalo bisa “ jawabku sambil melotot juga.
“ Aaah kamu gitu deh, males aku. Gak kayak cowok lain tuh udah nembak “ kali ini dia merengek seperti anak kecil minta dibeliin sesuatu.
“ Ya itulah aku ! Jangan samakan dengan cowok lain “
“ Berarti kamu tidak cinta padaku dong ? “
“ Cinta tidak mesti diucapkan dengan kata-kata sebab kata-kata sangat mudah diucapkan seribu kali sehari aku bisa mengucapkan  I love you tapi nyatanya apa? Jangan mudah percaya kata-kata manusia sebab kata-kata bisa dibumbui sehingga enak untuk didengar tapi percayalah dengan perilaku manusia”
“ Tapi aku butuh kepastian “ selanya penuh harap terlihat dari raut mukanya.
“ Ooo jadi selama ini kamu tidak membaca perilakuku, perhatianku padamu apa itu tidak cukup untuk mengungkap sebuah rasa cinta? “
“ Ya aku tahu kamu sangat perhatian selama ini tapi aku masih ragu apakah kamu cinta sama aku “
“ Sekarang saya tanya, selama ini kamu merasa nyaman dan senang gak semenjak kebersamaan kita?”
“ Ya kuakui semenjak aku mengenalmu ada rasa damai dihatiku dan ada rasa yang mulai tumbuh dihatiku “ jelasnya dengan mimic lucu.
“ Itulah benih cinta biarkan tumbuh dengan sendirinya jangan dipaksakan,kita jalani saja kebersamaan ini untuk meniti hari-hari penuh keceriaan sebab aku juga merasakan yang sama “
“ ya kamu memang sangat beda dengan cowok-cowok yang kukenal selama ini, inilah yang membuat aku tertarik padamu “  sambil menghela nafas panjang sepertinya dia cukup lega dengan apa yang kukatakan. Akupun merasakan ada sesuatu yang melegakan dihatiku selama ini memendam rasa yang sama, amboi malam ini serasa diriku mengawang-awang terbang bersama bidadari yang telah berhasil kucuri hatinya dan kini akan gugenggam tak akan kulepaskan.Kamipun menyudahi obrolan via skype dengan cup ah, selamat bobo duhai bidadariku semoga mimpi indah….
                                                                     ***
Manusia boleh berharap sesuai apa yang diinginkan namun semua sudah diatur oleh Sang Maha Kuasa, begitupun perjalanan cintaku dengan Osni banyak kerikil-kerikil tajam yang harus dilewati, selalu ada masalah yang menerpa namun bisa diselesaikan karena aku selalu mengalah. Sebab bila tidak ada yang mau mengalah maka sesuatu masalah tidak akan selesai. Namun kali ini ada masalah yang berat, ternyata Osni kembali berhubungan dengan cowoknya yang lalu. Aku pergoki ketika tidak terduga saat aku mau makan bersama teman2ku karena Edy  yang mentraktir ultah di mc.Donald, si Osni dengan cowoknya juga ada dipojok ruangan sedang berduaan makan bersama.Kulihat dia kaget dan mukanya semburat memerah , akupun berlagak cuek meski didalam dada memendam amarah dan kecemburuan. Kulihat diapun semakin salah tingkah karena kupandangi dari sudut ruangan yang kebetulan berhadapan dimana aku teman-teman mengambil tempat duduk.Tak lama kemudian dia menarik cowoknya mengajak keluar  dengan tanpa menolehku.Terlihat cowoknya kebingungan diajak pergi karena belum habis makanya. Akupun tanpa gairah makan dihadapan teman-teman yang dari tadi memperhatikan, karena ada gejolak didalam dada yang tak mampu kutahankan.Inikah akhir sebuah kebersamaan?  Inikah rasa untuk kesekian kali yang harus kuterima setiap kali jalinan cinta mulai tumbuh harus layu sebelum memekar.Selesai makan akupun langsung tancap gas pulang meski teman-teman masih mengajak melanjutkan acara ultah ditempat lain. Ada rasa yang tersakiti, ada hati yang terlukai, ada asa yang terhempas, ada cinta yang  keruh.
Hari-haripun berlalu kini tanpa ada lagi keceriaan, aku lalui kembali bersama sunyi menyelimuti diri tiada lagi kegairahan hidup hanya mengikuti perjalan waktu beredar terasa hambar. Meski Osni beberapa kali mencoba menemuiku tapi aku menghindar, beberapa kali menelpon pun sms tidak pernah aku balas dan akupun tidak lagi buka skype dilaptopku. Rasanya ingin kututup buku cinta bersamanya selamanya, karena goresan hitam membayangiku setiap saat, hingga suatu hari kemudian temanku Frangky datang kerumah disaat aku sedang tiduran dikamar, mengantarkan sebuah undangan ultah. Setelah aku buka ternyata undangan ultahnya Osni.
“ Datangkan Jon? “ tanya Frangky setelah aku baca isi undangannya.
“ Untuk apa? Untuk melihat aku tersakiti? “ jawabku sambil membuang undangan itu ke bak sampah.
“ Kamu harus bisa menunjukkan sebagai cowok gentle, berani menghadapi dengan tegar dan tunjukan pada dia bahwa kamu bukan cowok memble !” si Frangky memberi suport yang ternyata membuatku tertantang karena dia memang tahu masalah hubunganku dengan Osni. Benar juga apa yang dikatakannya. “ Oke aku datang tapi bareng sama geng kita kan ? “
“ So pasti bro ! Kita geng kompak harus selalu bersama dalam suka duka . Tos dulu dong  ! “ Frangky  mengajak tepuk telapak tangan tanda kekompakan. Akhirnya malam yang ditunggu telah tiba tepat malam minggu kami datang di acara ultahnya Osni dirumah orang tuanya. Kamipun geng kompak bersama-sama datang langsung mengambil tempat duduk  dibawah pohon cemara karena pesta ultahnya dihalaman belakang rumah Osni, ya ini namanya pesta kebun. Aku sengaja menyembunyikan diri agar tidak terlihat oleh Osni, makanya aku duduk dibelakang temanku Frangky. Sekali-kali kulihat Osni memandangi seluruh tamu yang datang seperti mencari seseorang entah siapa yang dicarinya.Mendadak semua tamu berpaling memandangi seorang cowok yang baru datang setelah turun dari mobil mewahnya. Dandananya sangat parlente menampilan anak orang kaya dengan membawa sebuah kado sangat besar entah apa isinya.Sesaat kemudian acarapun dimulai dengan mengucapkan secara bersama-sama happy birthday , sambil berdiri semua lalu tepuk tanngan bergemuruh.
“ Acara berikutnya pemotongan kue ulang tahun, para hadirin teman-teman diharap berdiri !! “ begitu MC mengumumkanya. Semua tamupun berdiri untuk menyaksikan acara pemotongan kue.
“ Potong kuenya,potong kuenya,potong kuenya sekarang juga sekarang juga…” begitu serentak semua tamu bernyanyi tapi aku masih diam berdiri dibalik badan temanku Frangky.Kulihat Osni berdiri ditengah kedua orang tuanya dan disamping mamanya berdiri cowoknya .
“ Siapakah yang akan mendapatkan kue potongan? Tentunya dia adalah seseorang yang special    MC mengatakan lewat mikropon setelah Osni memotong kuenya. Seiring dengan tepuk tangan lalu Osni berjalan untuk memberikan potongan kue yang sudah ditanganya dan para tamupun memusatkan perhatian kepadanya. Terlihat Osni berjalan menuju cowoknya yang dari tadi seakan sudah siap menerima potongan kue itu, tapi ternya Osni tidak menyerahkan kue itu dan dia melewatinya , semua tamupun tercengang heran karena tidak menduga, lalu akan diberikan siapa ? . Osnipun berjalan menerobos tamu yang didepan untuk jalan kebelakang sambil matanya mencari-cari entah siapa yang dicari.Hatiku mulai deg-degan mulai penasaran.Sungguh aku tidak menduga ternyata  dia menghampiriku  dan menyerahkan kue itu kepadaku. Oh My God ! Aku begitu grogi menerimanya, setelah kuterima kuenya,dia membisikan ditelingaku , “ Aku Sayang Kamu “ . Deg ! Jantungku hampir copot bersamaan dengan tepuk tangan semua tamu, membuatku tersipu malu.Lalu Osni menarik tanganku diajak kedepan dan tak terduga aku diperkenalkan dengan kedua orang tuanya.
“ Papa,Mama ini teman baik Osni “ begitu katanya kepada kedua orang tuanya dan akupun menyalaminya.Setelah itu kulirik cowoknya menekuk wajah tanda amarah kepadaku.Ah persetan  pikirku. Meski aku masih diselimuti tanda tanya besar kenapa kue ini diberikan padaku? Padahal Osni ada cowoknya. Acarapun dilanjutkan dengan makan-makan dan bernyanyi dipanggung yang sudah disediakan Organ tunggal. Akupun duduk disamping Osni  sesaat kulihat cowoknya mengeloyor pergi bersama teman-temanya pulang sebelum selesai acaranya. Akhirnya pertanyaan batinku terjawab setelah Osni menjelaskan kenapa kue diberikan kepadaku, karena dia ingin membalas sakit hatinya terhadap cowoknya yang plin plan itu. Diapun menjelaskan tentang saat di mc.Donald bahwa dia sengaja mengajak cowoknya untuk baikkan sesaat agar dia bisa datang ke acara ultahnya untuk membalas  dendam. Sebenarnya dia sudah tidak ada cinta dengan cowoknya itu karena dia akui sudah terlanjur fall in love kepadaku.Terasa langitpun cerah penuh bintang dan sinar rembulan menyemburat membiaskan cahaya terang seterang hatiku yang terlena didalam cinta sebening embun…..
                                                                    ***
                                                                                                    Prasasti Bumi Flobamora,Kupang 2012




OASE DIPADANG GERSANG seri 2

 “  ADA SEONGGOK JIWA MELAYANG
    JATUH
    PUN IA MASIH SEMPAT MENGGAYUT ASA
    MENUNGGU ASTA SUCI KAN MERENGKUHNYA

    LEMBAR JIWAKU PUTIH
    KOSONG
    TAK TERSENTUH BELAIAN ASTA MAHA INDAH

    ADA YANG TERLEPAS
    TERCECER
    TAK MAMPU KUUTUHKAN KEMBALI 

Bila setelah membaca rangkaian kata diatas kamu mendapatkan “ sesuatu “ , maka yakinlah bahwa “ sesuatu “ itu kamu dapatkan karena adanya “ sesuatu “ diluar empiris kita yang memberi Rahmat dan Karunia.. Sebaliknya bila kamu tidak mendapatkan “ sesuatu “ , maka tetap yakinlah bahwa pencipta rangkaian kata diatas bukanlah pemberi “ sesuatu “ .
Begitu penasaran berungkali tulisan itu kubaca didalam email terakhir yang dikirim padaku . Dia adalah  Tevin kelas XII IPA  SMAN 1 yang sama-sama mengikuti Bimbel di LP3i Course Center  kebetulan kami sekelas. Karena seringnya bertemu ketika di Bimbel membuat hatiku terpaut. Dan sepertinya dia juga menaruh perhatian padaku, meskipun belum pernah mengungkapkannya.


Entah sudah berapa kali kami saling ngobrol  sambil main komputer di Laboratorium LP3I Course Center  yang membebaskan semua siswa Bimbel untuk main komputer sebelum atau sesudah mengikuti belajar dikelas.Kadang kala kami sengaja datang lebih awal agar bisa mengobrol sekalian belajar komputer meski kadang kami hanya buka facebook atau email. Mumpung LCC memberi fasilitas Free Internet bagi siswa Bimbelnya, maka kesempatan itu kami gunakan .Saya dan  Tevin juga sering kirim email meski kami duduk bersebelahan di Lab.Komputer untuk saling curhat. Sepertinya kami serius belajar komputer padahal kami berbicara didalam email yang kami kirimkan. Sungguh aku penasaran membaca email terakhir dari  Tevin  membuatku ada sesuatu yang mengiris hatiku. Sungguh suatu rangkaian kata yang teramat bermakna yang tak mampu kuartikan sehingga membuatku penasaran.
Aku hanya bisa menduga tentang diri  Tevin. Apakah pernah putus cinta atau ditinggal seseorang yang teramat berarti didalam hidupnya?  Aku hanya tahu dari ceritanya bahwa dia dan keluarganya dulu tinggal dikabupaten Lampung Barat.Tetapi setelah gempa bumi dan merenggut keluarganya termasuk bapak & ibunya, maka dia pindah ke Natar-Lampung Selatan ikut dengan saudara tiri bapaknya.  Peristiwa alam yang sangat memilukan telah merenggut orang yang selama ini menjadi tumpuhan hidupnya..Semua tanya itu menjejali pikiranku. Sekarang dia berjuang sendiri untuk menghidupi diri sendiri dan meneruskan sekolahnya karena keluarga yang ditumpanginya termasuk keluarga kurang berada.Alhandulillah dia gratis mengikuti Bimbel di LCC, karena LCC memang memberi kesempatan bagi anak yatim untuk mengikuti Bimbel tanpa dipungut biaya apapun, bahkan dapat uang saku setiap bulannya . .Sungguh luar biasa tekadnya untuk belajar dan dia adalah siswa yang selalu rangking 1 dikelasnya itulah salah satu yang membuatku jatuh hati.
***
Bergantinya sinar mentari menjadi sinar rembulan menyeret pula sang waktu bergulir hingga tiada terasa sudah beberapa bulan berlalu, namun aku belum menemukan makna rangkaian kata-kata yang telah ditulis  Tevin pada email terakhirnya. Sampai pada sore itu seperti biasa mengikuti Bimbel di LCC  aku bertemu kembali diruang ILC ( Independent Learning Center ) merupakan ruang konsultasi belajar, sambil menunggu giliran karena hari itu banyak siswa yang berkonsultasi masalah apapun akan dibantu oleh Tentor konseling, maka kami  mengambil tempat duduk di luar ruangan sambil menunggu giliran konsultasi.Termasuk aku mau konsultasi masalah hasil Intelligent Test yang telah diadakan seminggu yang lalu  . “ Tev  jelasin dong apa makna rangkaian kata yang ditulis diemail  terakhir itu ? “ tanyaku pelan agar tidak terdengar yang lain.
“ That’s life and life is a puzzle. The puzzle which has no answer is dictiornary or encyclopedia is Love. Because the answer is only found in the unframe transparent mirror in the deep heart. And only dream that I would find “ jawabnya sambil memandangiku penuh arti. Akupun terkesimah sesaat kemudian sambil  memperhatikan bola matanya yang menyimpan sesuatu. Kupahami maksud kata – katanya .
Aku menahan gejolak ada sesuatu yang menusuk nusuk dadaku. Ditengah kegalauanku, dia berkata kembali :Aku sering terhenti dipersimpangan jalan kemana sebaiknya kakiku melangkah. Ada keraguan yang menyendati keinginanku.” dengan sedikit sendu dia seakan ingin melepaskan sesuatu beban entah apa aku belum tahu.
Kamu belum menemukan jalan atau belum bisa meyakinkan diri untuk memastikanya ? “ tanyaku kemudian kala kulihat ada keraguan disembunyikan dibalik raut wajahnya.
“ Ada jalan yang ingin kutiti namun aku masih termangu tuk melangkahnya “
 Kulihat dia menghela nafas panjang.
“ Cobalah Kamu melangkah pada jalan yang diyakini ada sesuatu yang dapat ditemukan keoptimisan hidup selanjutnya . Perlu kubantu untuk menemukannya ?”.Akupun menawarkan diri .
“ Apa kamu yakin bisa membantuku ? “ jawabnya sambil menyungging senyuman yang aduhai manis sekali. “ I will try ! “ jawabku meyakinkanya.
“ Kalau begitu tanyalah pada hatimu paling dalam, adakah kamu menyimpan sesuatu itu?
Sebelum sempat aku menjawabnya dia telah beranjak dan langsung pamit karena sudah dipanggil oeh tentor konseling dan meninggalkanku sendiri yang masih terbengong- bengong , bingung mengartikan makna kalimatnya yang barusan terucap tadi. Memang dia penuh misteri dan aku telah terjerat dalam lingkaran simpati yang kucipta sendiri.


***

Ternyata memulai sesuatu keinginan tidak semudah kaki melangkah, masih ada keraguan yang menghambat niat manusia. Begitulah yang terjadi padaku yang berharap dapat menjalin benang-benang kasih bersama Tevin untuk mengisi lembaran hidup yang masih putih. Tak terduga malam minggu ini sungguh teramat berkesan karena Tevin mengajakku dinner di Resto Blue Sky yang cukup terkenal dikota ini. Tempat kencanya para elite pergaulan kawula muda, karena tempatnya prestisius sungguh bergengsi.
Tentunya harus pesan meja dulu sebelumnya agar dapat tempat sesuai yang diinginkan.
Kamipun sudah duduk disudut remang dan menu sudah dipesan, beberapa saat kami saling diam.
“ Kamu dapat duit dari mana ? “ tanyaku kemudian memecahkan kesunyian.” Ini namanya rejeki yang Alloh berikan tak terduga datangnya jawabnya sambil senyum. “ Rejeki dari mana ? “ akupun semakin penasaran dibuatnya. Diapun bercerita : “ Seminggu yang lalu ada seorang pengemis tua menghampiriku ketika pulang sekolah, meminta uang untuk makan katanya.Kebetulan aku ada uang disaku tinggal dua puluh ribu, padahal uang itu untuk ongkos naik angkot, tapi aku tidak tega melihatnya maka aku berikan saja uang itu , sungguh aku kasihan melihatnya” . “ Terus apa hubungannya dengan rejekimu ? “ selaku. “ Sabar non, biar aku selesai ceritanya ! “ jawabnya setelah meneguk minuman orang juice yang sudah dari tadi tersedia dimeja kami akupun  turut ambil gelas untuk minum pesananku juga. “ Nah , kemarin aku nemu dompet isinya duit ada 3 jutaan dan SIM, KTP....” .“ Aaah gak mau-gak mau ini uang haram !!! “ selaku emosi sambil memelototinya. “ Tunggu dulu non ceritaku belum selesai ! “ sanggahnya sedikit membentakku. Akupun sesaat diam sambil masih memandanginya. Diapun melanjutkan ceritanya : “ Dompet itu aku kembalikan, kebetulan ada alamat di KTPnya dan aku tahu alamat itu, akhirnya ketemu pemiliknya dan aku diberi persenan lima ratus ribu buat traktir kamu “.Akupun akhirnya lega , sungguh luar biasa kepribadiannya ,berbudi luhur tidak mau mengambil yang bukan haknya, akupun semakin jatuh cinta.
Tania, sudah kamu temukan sesuatu itu ? “ tanyanya setelah  sesaataku  termangu dan melamunkannya.. “ May be yes if it’s a love “ jawabku deg-degan entah kenapa malam ini tidak seperti malam-malam yang lalu, kurasakan gejolak dihati ini makin menggebu. “ Listen Tania, When I see you for the first make me falling in heart. I hope  you know exactly how I feel… and I want to be with you in the sunnys days. Would you mind being my some one ? “ sambil memegang kedua telapak tanganku dia menatap mataku  dan akupun tak mampu menjawabnya . Oh my God ! Inilah saat yang kunantikan selama ini. Akupun ingin bersamamu dalam hari-hari yang ceria batinku mulai berbunga-bunga. Ada setetes air bening mengalir dari sudut mataku dan kubiarkan ketika jemarinya menyaput air mata dipipiku. Air mata keharuan telah luruh disertai kelegaan hati yang menemukan jawaban.. Malam ini sungguh menjadi malam yang sangat berarti dalam hidupku akan kuukir didinding hati agar tak terlupakan.
***

Malampun telah berganti pagi  kujelang hari penuh keceriaan selimuti hati dan kala matahari sepenggalah tiba-tiba ada kiriman paket bunga mawar merah disertai segulung kertas terikat ditangkainya. Kuterima dengan hati berdebar debar dari siapa gerangan ? Tepat dari ulang tahunku , ternyata Tevin mengirimi bungadan langsung kuciumi harumnya aroma semerbak dan segera kubuka gulungan kertas yang menyertainya. Mulai kubaca apa yang tertulis
Tania yang baik,
Nyatanya tak mudah merengkuh sesuatu dalam hati yang gundah, meski aku telah merangkaki kemarau panjang bersama asa yang kugayutkan pada ranting kering patah.
Aku terjerembab dengan wajah berhias debu, pun aku masih berusaha menggapai gapai
Tiba – tiba kamu datang mengulurkan setetes embun kasih yang tulus terpancar dari sinar matamu. Kurasakan itu sebagai suatu anugerah tak ternilai…

Tania yang baik,
Nyatanya aku telah menemukan sesuatu yang kucari selama ini ada dalam dirimu.
Sesuatu sinar penerang yang menuntunku didalam kegelapan.
Biarkanlah aku bersamamu menyusuri jalan terjal berliku dan jangan ada yang mengusik selagi bahagia menemukan oase dipadang gersangku yang lama kerontang. Kini menjelma kesejukan membelaiku selembut cinta yang teduh dipelabuhan hati yang damai

Dari yang menyayangimu , Tevin.

Deg ! sesaat detak jantungku terhenti dan ada sesuatu yang menyeruak keluar dari dadaku melayang kelangit mengawan membawa jiwaku , kurasakan diri ini menjadi ringan melangkahkan kaki tuk menemui secepatnya seseorang yang telah membuatku melambung tinggi…Kusibakan awan – awan dilangit angan nyatanya aku terhadang mendung menutupi pandangku menjadi gelap gulita dan tak terasa air mata begitu deras mengalir tertumpah menyirami bumi.Aku  terhenti ketika sejuta tangan menahanku untuk melangkah mendekat pada kerumunan orang yang berbaju serba hitam dan wanita berkerudung hitam. Jerit tangisku menyeruak kerumunan lalu lalang orang menatapku heran. Ku tak pedulikan karena kuharus temui meski yang terakhir kali.
Seseorang yang telah menyemai cinta dikehidupanku. “  Teviiiiiiiiiiiiin !!!” teriaku histeris kala       beberapa orang sedang baca surat yasin mengelilingi jenasah Tevin yang tertutup kain, akupun jatuh terkulai pingsan sebelum sempai kedekat jenasahnya.
Ternyata aku telah kehilangan seseorang yang teramat kusayang, hidupnya telah terenggut oleh Sang Pencipta. Dia tewas seketika dikala menyelamatkan seorang anak kecil yang akan menyeberang jalan.Menurut cerita orang yang melihatnya, si Tevin lari dari seberang jalan dikala melihat anak kecil menyeberang mendadak ada mobil truk kecepatan tinggi dari arah berlawanan , lalu dia mendorong anak tersebut ke pinggir jalan tetapi dia terpental keserempet bak truk terlempar  dan kepalanya mengenai tiang listrik . Saat itu dia baru pulang dari tempat jasa kurir untuk mengirimkan seikat kembang untukku . Sungguh aku tidak iklas kematiannya begitu tragis .Ingin rasanya kubunuh orang yang telah menabraknya namun apa dikata takdir telah menentukanya.
Rinduku semakin penat dilelap bayangannya yang hilang sebelum sempat kugenggam. Kini tinggal kenangan yang perihnya tak terlupakan…..
***
                                                                                            Prasasti LCC Natar  2011